ebook img

nilai-nilai akuntabilitas harta dalam perspektif kerajaan bone abad ke-16 accountability values of PDF

216 Pages·2017·1.05 MB·Indonesian
by  
Save to my drive
Quick download
Download
Most books are stored in the elastic cloud where traffic is expensive. For this reason, we have a limit on daily download.

Preview nilai-nilai akuntabilitas harta dalam perspektif kerajaan bone abad ke-16 accountability values of

DISERTASI NILAI-NILAI AKUNTABILITAS HARTA DALAM PERSPEKTIF KERAJAAN BONE ABAD KE-16 ACCOUNTABILITY VALUES OF ASSETS ON THE TH PERSPECTIVE OF BONE KINGDOM IN 16 CENTURY MARWAH YUSUF P 0500314404 PROGRAM DOKTOR ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2017 HALAMAN PENGESAHAN NILAI-NILAI AKUNTABILITAS HARTA DALAM PERSPEKTIF KERAJAAN BONE ABAD KE-16 ACCOUNTABILITY VALUES OF ASSETS ON THE TH PERSPECTIVE OF BONE KINGDOM IN 16 CENTURY MARWAH YUSUF P 0500314404 Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji Makassar, November 2017 Promotor Prof.Dr. Eko Ganis Sukoharsono SE.,M.Com,(Hons)Ph.D NIP. 19641203200312001 Kopromotor I Kopromotor II Dr.Darwis Said, SE, Ak.,M.SA Dr.Syarifuddin, SE.,Ak.,M.Soc.,Sc.,CA NIP.196608221994031009 NIP.196312101990021001 KATA PENGANTAR Lantunan hamdalah tak henti-hentinya hamba lafal atas rasa syukur yang tiada terkira ke hadirat-MU, wahai zat yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Karena atas izin dan iradat-Mu, hamba bisa sampai pada titik ini, sebuah disertasi yang menjadi salah satu persyaratan akademik guna memperoleh gelar Doktor dalam Program Ilmu Ekonomi dengan mengambil konsentrasi Akuntansi di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Pada disertasi ini, saya mengangkat judul “Nilai-nilai Akuntabilitas Harta Dalam Perspektif Kerajaan Bone Abad ke-16”. Ini berawal dari kekaguman saya terhadap kearifan lokal, yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, sehingga tatanan masyarakatnya begitu apik. Ini tentu berbeda dengan keadaan sekarang, di mana tatanan masyarakat khususnya dari sektor sosial,ekonomi begitu amburadul. Ini membuat saya gelisah, membuat saya penasaran, sehingga tergerak untuk menelitinya. Penulis menyadari bahwa dalam proses penyelesaian disertasi ini telah melibatkan berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung, perorangan maupun lembaga yang telah memberikan kontribusi yang konstruktif. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini penulis ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada yang penulis hormati. Pertama,Rektor Universitas Hasanuddin prof.Dwia Aries Tina Pulubuhu,MA dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas,Prof Rahman Kadir SE,Msi, yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan program Doktor Ilmu Ekonomi pada program pasca Sarjana Universitas Hasanuddin Kedua, Bapak Prof. Dr. Eko Ganis Sukoharsono SE.,M.Com, (Hons) Ph.D, selaku promotor yang senantiasa memberikan perhatian, bimbingan, arahan, kritikan, dan pencerahan yang sifatnya konstruktif sehingga disertasi ini dapat rampung sebagaimana yang diharapkan. Di tengah kesibukan beliau di Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas iii Brawijaya Malang, beliau menyempatkan waktu datang pada setiap tahapan proses disertasi ini. Beliau banyak meluangkan waktunya memberikan pencerahan dan berbagi ilmu sebagai bekal dalam membangun gagasan-gagasan yang produktif. Kearifan, keluasan ilmu pengetahuan, dan pengalaman beliau membuat setiap bimbingan menjadi lebih hidup dan bersemangat. Dari pemikiran beliau, beberapa gagasan- gagasan baik yang terkait dengan disertasi ini maupun yang berhubungan dengan pasca riset ini menjadi pemikiran yang layak dikembangkan untuk pengembangan selanjutnya, yang menurut hemat saya, sebagai apresiasi dan perlu untuk ditidaklanjuti untuk pengembangan ilmu pengetahuan berikutnya. Ketiga, kepada Bapak Dr. Darwis Said, SE., Ak., M.SA selaku Kopromotor I yang senantiasa memberikan masukan konstruktif. Pemikiran-pemikiran beliau yang kritis brilian membuat disertasi ini dapat memenuhi aspek ontologinya dan metodologinya. Dari pencerahan beliau, wawasan metodologi saya khususnya kualitatif menjadi bertambah. Penggunaan sejarah, kearifan lokal dan penggunaan metodologi merupakan salah satu sumbangsih berharga beliau dalam penelitian ini. Saat pengajuan usulan penelitian (proposal), beliau telah menyarankan ide tersebut. Metode ini semakin kokoh ketika Bapak Prof. Dr. Eko Ganis Sukoharsono SE.,M.Com, (Hons) Ph.D, menyarankan memilih sejarah akuntansi. Walaupun awalnya saya ragu dan tidak yakin untuk menformulasikan suatu metode yang saya anggap “awam” tapi berkat bimbingan beliau-beliau akhirnya dapat dihadirkan di sini. Harapan saya agar metode yang terbilang “bayi” ini dapat disempurnakan lagi kemudian. Kempat, kepada Bapak Dr. Syarifuddin, SE., Ak., M.Soc., Sc., CA selaku Kopromotor II yang sangat kritis dalam mengoreksi setiap bagian dalam disertasi ini. Bimbingan beliau yang sangat berharga adalah sumbangsih dalam membangun ide, konsep dan motivasi penelitian, metodologi, dan telaah kritis hasil penelitian. Di tangan beliaulah, saya merasakan kenikmatan dalam menulis, beliau tidak bosan-bosan menuntun saya, sejak proposal, turun ke lapangan bertemu informan, iv sampai penyelesaian desertasi ini, laksana bayi yang baru lahir yang kosong tak berisi, ketika di tangan dingin beliau mampu mengisi kertas kosong menjadi rangkaian kata yang sangat indah. Kelima, kepada para penguji; Bapak Prof. Dr. Mahmud Tang, MA., Ibu Dr. R.A. Damayanti, SE., Ak., M.Soc., Sc.,CA., Dr. Abdul Hamid Habbe, SE., M.Si., Dr. Muh. Idrus Taba., SE.,.Si., Prof. Dr. Andi Ima Kesuma, IC.,M.Pd., Dr. Nirwana, SE., Ak., M.Si., CA., yang setiap proses disertasi tak henti-hentinya memberikan masukan dan kritikan yang konstruktif. Banyak masukan-masukan yang sangat berharga yang beliau berikan menambah bobot dan kesempurnaan disertasi ini sehingga dapat mencapai tujuannya. Keenam, Bapak Prof Dr Haris Maupa,SE,Si selaku ketua Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin yang telah banyak mengarahkan dan membimbing selama dalam proses perkuliahan dan penyelesaian studi S3. Ketujuh, Ketua Yayasan Pendidikan Bongaya Ujung Pandang,Dr Abdi Akbar, beserta seluruh civitas akademika STIEM Bongaya, yang telah memotivasi penulis sehingga disertasi ini dapat diselesaikan. Kedelapan, kepada rekan-rekan mahasiswa S3 angkatan 2014 terkhusus teman-teman akuntansi S3, (Rahmawati, Ana Mardiana, Tenriwaru, Muhriana Muhran, Tri Astuti, Marselinus Asri, Paulus Tangke dan Arifin) yang luar biasa supportnya kepada penulis serta angkatan lain yang banyak memberikan motivasi dan masukan sehingga penulis semakin bersemangat dalam menyelesaikan proses studi yang dijalani. Merasa sama-sama menjalani proses studi dan memahami segala rintangan yang dihadapi, maka sudah pada tempatnya kami saling merespons dan menyokong satu sama lainnya. Kesembilan, Bapak Dr. Muh. Jusuf Radja, M.Si., selaku Ketua STIEM Bongaya dan segenap jajarannya, serta civitas akademika STIEM Bongaya yang memberikan kesempatan kepada saya untuk membagi fokus antara mengajar dan belajar. v Kesepuluh, Bapak Dr. H.M. Akob Kadir, M.Si., selaku dosen senior STIEM Bongaya, yang banyak memberikan dorongan moril kepada penulis, sehingga mampu bersemangat untuk menyelesaikan disertasi ini. Kesebelas, kepada Bapak Bupati Bone, Drs. H. Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si., beserta jajarannya, Andi Promal Pawi (Kepala Dinas Pariwisata Bone) beserta staf yang telah memberikan keterangan- keterangan serta gambaran-gambaran tentang bagaimana kehidupan raja-raja di Bone. Juga kepada Andi Yushand (Budayawan Bone) yang telah memberikan gambaran tentang sosok Arumpone ke-7, Latenri Rawe Bongkangnge Matinroe ri Gucinna, serta bapak wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Budaya Unhas Dr Andi Muh Akhmar.SS.M,Hum yang turut memperkaya khazanah disertasi ini. Keduabelas, terima kasih juga penulis haturkan kepada Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, juga General Manager Grand Clarion and Convention Hotel, Anggiat Sinaga, atas dukungannya, semoga semakin sukses ke depan. Amin. Ketigabelas, juga tak lupa ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar, Tenri A Palallo, yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan kepada penulis untuk segera menyelesaikan studi. Keempatbelas, ayahanda H Muhammad Yusuf dan ibunda Hj Andi Suarni yang telah banyak membimbing dan menyuapi penulis dengan ilmu agama dan kearifan-kearifan lokal. Tak ada yang bisa saya lakukan untuk membalas jasa keduanya, tidak juga dengan kata-kata ini. Kelimabelas, kepada suami tercinta: Aswad Syam yang tidak hanya sebagai suami akan tetapi sebagai partner, sahabat, teman curhat, pembimbing yang luar biasa membantu dalam segala hal berupa materi, moril, doa, juga support. Keenambelas, kepada anakku tersayang: Habibie Akhtar Maliki Amar, harapan, penyemangat, belahan jiwa. Maafkan mama nak, selama tiga tahun lebih saya telah merenggut waktu kebersamaan kita, terima kasih nak atas doa yang selalu keluar dari mulut mungilnya setiap ujung vi salat, cepat selesai sekolahnya mama. Terima kasih nak sudah memahami kondisi mama. Ketujuhbelas, kepada saudara-saudara saya: Mukaddas Yusuf, Helmi Yusuf; Syukur Yusuf; Mahdiah Yusuf; dan Yunus Yusuf yang juga banyak memberikan dorongan moril dalam penyelesaian studi saya. Kedelapanbelas, tak lupa sahabat-sahabat: sahabat dan rekan- rekan di STIEM Bongaya, (Sufiati, Eva Marin Sambo, Anim Wiyana, Rahman Pura, Syiar Rinaldy, Nurlaely, Niken Syamsu Alam, dan tak lupa Pak Saleng Djafar) sahabat Forum Akuntansi, sahabat Alumni 95 SMAN 1 Pinrang, dan semua sahabat- sahabat di manapun berada yang tak mampu saya sebut satu per satu, terima kasih atas support dan semangat luar biasa yang diberikan selama penulis menempuh pendidikan, kalian semua the best. Pada akhirnya, penulis menyadari bahwa sebuah produk manusia tidak terlepas dari kekeliruan dan kelemahan di dalamnya. Masukan yang konstruktif segala pihak senantiasa penulis terima dengan harapan memberikan manfaat di masa yang akan datang, terutama dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa kita sandarkan semuanya dan kesempurnaan hanya ada padaNya. Makassar , 25 September 2017 Penulis Marwah Yusuf vii ABSTRAK MARWAH YUSUF. Nilai-nilai Akuntabilitas Harta dalam Perspektif Kerajaan Bone Abad Ke-16 (dibimbing oleh Eko Ganis Sukoharsono, Darwis Said, dan Syarifuddin). Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran dan pemahaman tentang bagaimana akuntabilitas harta dan bentuknya di Kerajaan Bone pada masa Arumpone VII, La Tenrirawe Bongkangnge serta nilai-nilai akuntabilitas harta pada masa tersebut yang menjadi pembelajaran sistem nilai untuk pemerintahan masa kini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interpretif dengan metodologi etnometodologi dengan situs di Kerajaan Bone. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk akuntabilitas Arumpone VII, La Tenrirawe Bongkange adalah, secara vertikal berwujud pertanggungjawaban sepenuhnya kepada Tuhan (Dewata Seuwae) dan horisontal dalam wujud semua yang dilakukan muaranya untuk rakyat. Dalam melakukan akuntabilitas harta, La Tenrirawe Bongkangnge selalu dipagari oleh lempu, adatongeng, getteng, sipakatau, serta pasrah dan berserah diri kepada dewata seuwae(spritual value) sebagai filsafat hidup yang mengandung makna siri dan pesse.(culture value) Dalam tulisan ini juga tidak hanya sekadar menurunkan nilai, tetapi juga mencoba mengangkat nilai itu. Kemudian, mempublikasikan bahwa akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi sudah ada sejak dulu. Ketika NPM baru ditemukan di pertengahan abad XXI, Arumpone VII telah menerapkan hal itu pada abad XVI dengan nilai yang berbeda. Jadi, nilai akuntabilitas aset mencoba berkontribusi ke ilmu pengetahuan, yaitu ilmu publik manajemen saat ini, yang bagi penulis diistilahkan dengan Arumpone Public Management (APM). Kata kunci: akuntabilitas harta, sistem nilai, APM ABSTRACT MARWAH YUSUF. Accountability Values of Assets on the Perspective of Bone Kingdom in 16th Century (supervised by Eko Ganis Sukoharsono, Darwis Said and Syarifuddin) The aim of the research was to obtain an understanding on how the accountability of treasures and their forms in Bone Kingdom during the reign of 7th King of La Tenrirawe Bongkangnge; how the accountability values of treasures of that period which became the learning of value system for the present government. This research was conducted using qualitative research with interpretive ethno methodology research philosophy in Bone’s Kingdom site. The results of the research indicate that The results of this study indicate that the form of accountability of Arumpone VII, La Tenrirawe Bongkange is, vertically in the form of full accountability to God (Dewata Seuwae) and horizontal in the form of all that is done estuary for the people. Arumpone VII La Tenrirawe Bongkangnge always applies honesty (lempu, adatongeng, getteng, sipakatau) and surrenders himself to the god (seuwaE) as the philosophy of life containing siri and pesse. Not only does this writing present value, but also tries to lift it the value and then publish that accountability, transparency, and participation have existed for a long time. When the new NPW was invented in the middle of the 21st century, King VII has implemented it in the 16th century with different values. Therefore, in terms of value, asset accountability tries to contribute to science, i.e. management political science at present which the writer calls Arumpone’s Public Management (APM). Key words: treasure accountability, value system, APM DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................................................................. i HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................... ii KATA PENGANTAR ............................................................................... iii ABSTRAK ............................................................................................ vii ABSTRACT ............................................................................................ viii DAFTAR ISI ............................................................................................ ix BAB I PENDAHULUAN........................................................................ 1 1.1 Akuntabilitas Pengungkapan Harta .................................. 1 1.2 Aroma Akuntansi Pendorong Hasrat Penelitian................. 13 1.3 Fokus Kajian Penelitian..................................................... 16 1.4 Perumusan Masalah......................................................... 17 1.5 Tujuan Penelitian.............................................................. 18 1.6 Kontribusi Penelitian......................................................... 19 BAB II KONTEKSTUALISASI PEMIKIRAN DAN PERKEMBANGAN AKUNTANSI.............................................................................. 22 2.1 Menyelami Pemikiran Akuntansi...................................... 22 2.2 Badai Kecaman dan Pergeseran Paradigma Akuntansi Menuju Pulau Harapan.................................................................. 27 2.3 Pengertian Akuntansi Harta dalam Konteks Penelitian...... 30 2.4 Kajian Akuntansi dengan Perspektif Sejarah..................... 32 BAB III MENITI JALAN MENUJU PENYELESAIAN MASALAH: SEBUAH EKSPLORASI METODE PENELITIAN ETNOMETODOLOGI.... 35 3.1 Pengantar ........................................................................ 35 3.2 Sebuah Kajian Ilmu Masa Lalu ......................................... 37 3.3 Metode Penelitian............................................................. 40 3.3.1 Jenis Penelitian dan Pendekatan ............................ 40 3.3.2 Etnometodologi dalam Perspektif Sosiologi Lainnya ................................................................... 54 3.3.3 Mengkonstruksi Nilai-Nilai Auntabilitas Harta dengan Perspektif Sejarah................................................... 57 3.4 Menangkap Data Penelitian ............................................. 63 3.5 Metode Analisis ................................................................ 68 3.6 Situs Penelitian ................................................................ 74 3.7 Informan Penelitian .......................................................... 79 3.8 Keabsahan Data .............................................................. 80 BAB IV AKUNTABILITAS ARUMPONE: MANIFESTASI CINTA RAKYAT 83 4.1 Pengantar......................................................................... 83 4.2 Akuntabilitas Arumpone: Wujud Kepercayaan dan Cinta Rakyat............................................................................... 84 ix

Description:
tangan orang seorang yang berkuasa dan rakyat yang banyak ditindasnya. Oleh karena itu, hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup
See more

The list of books you might like

Most books are stored in the elastic cloud where traffic is expensive. For this reason, we have a limit on daily download.